Seorang polisi di Cile yang tidak puas karena diturunkan pangkatnya melakukan protes pada institusi tempatnya bekerja. Namun protes ini dilakukan dengan cara yang tidak biasa. Dia melucuti semua atribut kepolisian termasuk pakaian dinasnya hingga hanya tersisa pakaian dalamnya saja.
Bocah laki-laki bernama Than Sophat asal Desa Nokor Phea, terpaksa menyusu langsung dari induk sapi karena sudah tidak disusui lagi oleh ibunya. Kebiasaan ini dilakukannya sejak Juli 2011, ketika ibunya pergi merantau ke Thailand untuk bekerja. Foto-fotonya dapat dilihat di sini.
Iseng buka youtube dirumah tidak sengaja membuka renungan kita dilahirkan didunia cukup membuat saya meneteskan air mata dan tidak bisa berkomentar apa apa langsung aja buffering deh, hanya 7 menit kok
smoga bermanfa'at dan bisa dipetik hikmah ... diri kita sebenarnnya siapa
VIVAnews - Mitsuyuki Ikeda, ilmuwan asal Okayama Laboratory yakin bahwa banyak protein bagus di dalam kotoran manusia yang bisa dimanfaatkan. Untuk itu, ia mencari cara untuk mengekstraknya, mencampurnya dengan saus steak, dan berhasil membuat kotoran itu menjadi makanan.
Orang mungkin bertanya-tanya apa alasannya melakukan hal itu. Tetapi ternyata, alasan utamanya adalah permintaan dari pemerintah Tokyo sendiri.
Sebagai informasi, Tokyo saat ini kewalahan dengan lumpur selokan bawah tanah, dan satu-satunya cara untuk mengatasinya selain dengan membuang ke laut adalah dengan memakan ‘kotoran-kotoran’ tersebut.
Saat diteliti, Ikeda mendapati bahwa lumpur itu penuh dengan protein karena banyaknya konten bakteria di sana. Setelah dikombinasikan dengan peningkat reaksi dan menempatkannya di mesin ajaib yang disebut ‘exploder’, akhirnya steak buatan berhasil dibuat.
Lumpur kotoran itu mengandung 63 persen protein, 25 persen karbohidrat, 3 persen vitamin yang larut dalam lemak, serta 9 persen mineral. Adapun steak buatan yang dihasilkan pun warnanya juga merah, jadi konsumen tidak akan mengetahui bahwa yang akan ia makan merupakan tinja olahan.
“Dari uji pertama, orang-orang yang sudah mencobanya menyebutkan, rasanya seperti daging sapi,” sebut Ikeda, seperti dikutip dari Digital Trends, 20 Juni 2011.
Menurut Ikeda dan rekan-rekannya, cara ini merupakan solusi sempurna untuk mengurangi jumlah limbah dan emisi dari perut. Namun sayangnya, masih ada kekurangan dari solusi yang ditawarkan Ikeda. Biaya untuk memproduksi ‘Daging’ buatan itu 10 sampai 20 kali lebih mahal dibandingkan dengan harga daging sapi sungguhan.
Terlihat seperti lukisan tangan ya gan, tapi ini beneran lho...
Spoiler for Gambar:
Luar biasa memang melihat The Rainbow Eucalyptus,Ini adalah satu satunya spesies kayu putih yang tumbuh dibelahan bumi utara.Mungkin ini terlihat seperti rekayasa para seniman...Tetapi bukan! Ada Banyak fakta lainnya yang menarik, pohon The Rainbow di gunakan untuk membuat kertas putih. Tinggi pohon ini sampai 70 meter sangat mengesankan.
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Quote:
Lalu kenapa kulit kayu terlihat warna warni seperti pelangi?
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Quote:
Rahasia di balik Eucalyptus Rainbow sebenarnya cukup sederhana. Pohon-pohon itu adalah tambalan setiap beberapa tahun ganti kulit, tapi tidak pada saat yang sama. Karena beberapa tambalan alaminya hilang, kulit hijau dalam terekspos, dan, dewasa, setiap tambalan baru pertama berubah kebiruan, kemudian oranye, ungu dan merah. Hal ini menciptakan efek pelangi yang membuat pohon-pohon ini begitu baik untuk dilihat.
Mobil dengan desain futuristik yang datang dari tahun 1950-an ini dipanggil dengan Beatnik. Ini merupakan ciptaan dari Gary "Chopit" Fioto. Yang mempunyai bentuk tubuh berdasarkan model Ford 1955, serta telah mengalami upgrade chasis dari Lincoln Town Car 1988 dan didukung oleh 350 inci kubik mesin V8 Chevrolet.
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Untuk percampuran merek kendaraan tidak berhenti sampai disitu, Fioto menggunakan komponen lain dari Cadillac, Chrysler, dan Lincoln yang termasuk dengan lampu quad miring. Untuk bumper depan diadaptasi dari Cadillac 59, sedangkan bumper belakang dibuat dari bumper depan Cadillac 58. Selain itu lampu belakang bersirip yang bersumber dari Chrysler 1960. Khusus untuk fender depan lalu belakang, serta kulit pintu dan bagian belakang seluruh mobil itu dibuat sendiri oleh tangan penciptanya.
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Salah satu model utama, yang memakan waktu empat tahun kerja keras untuk membuatnya. Mobil ini juga dilengkapi dengan interior ala ruang kontrol pesawat yang lengkap termasuk dengan roda kemudinya serta dash bulatnya. Karena konsep modifikasinya yang unik ini Beatnik mendapatkan penghargaan, pada akhir tahun 1950-an dan awal 1960-an sebagai konsep mobil terbaik Detroit.
Spoiler for Gambar:
Spoiler for Gambar:
Tambahannya gan Mobil ini akan dilelang pada bulan Maret nanti di Florida, tepatnya tanggal 2 Maret yang akan diselenggarakan oleh rumah lelang Amelia Island. Berapa harga lelangnya? Diperkirakan harga si Bubbletop bakal laris mulai US$ 200.000 sampai US$ 300.000 atau Rp 1,8 miliar sampai Rp 2,7 miliar.
VIVAnews - Elastisitas otot leher pria muda bernama Alexander ini membuat kita tercengang. Bayangkan, Alex bisa memutar kepalanya hingga 180 derajat.
Aksi Alexander sempat membuat seorang penjaga di sebuah supermarket melempar benda yang dia pegang dan menutup mulut, tanda tak percaya. Dengan bantuan kedua tangan, Alex memutar kepala hingga ke belakang badannya.
Kemampuan tubuh Alex yang berasal dari Eropa Timur ini menarik perhatian sekelompok peneliti. Alex mengaku baru tahu soal elastitas lehernya saat berlatih gym, beberapa tahun lalu. Dia pun berlatih terus hingga kepalanya bisa diputar melebihi batas ambang orang normal.
Alex juga mengaku butuh energi dari seluruh tubuhnya dan konsentrasi penuh untuk melakukan aksi tersebut.
Robot keluaran dari Meccano yang diberi nama Spyke adalah robot yang dikontrol melalui teknologi Nirkabel (Wifi). Berarti anda bisa mengontrolnya darimanapun anda suka selama ada jaringan WIFI disekitar robot tersebut. Robot ini mempunyai kelengkapan kamera video, mikrofon dan 2 speaker di dalamnya. Makanya diberi nama dengan Spyke karena robot ini bisa bertugas untuk memata-matai musuh anda. Kamera yang ada bisa mendeteksi gerakan sehingga apabila maling datang ke rumah anda maka si Spyke dapat membunyikan alaram atau bahkan mengirim gambar si maling melalui E-mail.
Apa lagi yang kurang dari Spyke??
Oh iya, dia juga dapat berfungsi sebagai MP3 player loh!
Kalau anda menginginkannya, anda bisa mendapatkannya dengan harga sekitar Rp. 4.000.000,- (ane gk jual gan...)
Video
#2 Teknologi Robot Sistem Fuzzy
Aplikasi-aplikasi yang menggunakan sistem logika fuzzy sering sekali dianggap atau dinamakan sebagai pengendali fuzzy (fuzzy control). Padahal disamping pengendali fuzzy terdapat bermacam-macam teori yang digunakan pada aplikasi-aplikasi fuzzy seperti klasifikasi fuzzy (fuzzy clasification) dan diagnosis fuzzy (fuzzy diagnosis). Pada tulisan ini akan dipaparkan masalah dalam teknologi fuzzy dan perbedaan antara pengendali fuzzy dengan klasifikasi fuzzy dan fuzzy diagnosis.
#3 Teknologi Robot Humanoid Jepang
Cerita teknologi robot Jepang tak ada habis-habisnya. Setelah sukses dengan robot yang lincah menari dan berjalan, Jepang kembali dengan terobosan baru. Negara Matahari Terbit ini mengusung robot humanoid (menyerupai manusia) yang mampu menyajikan teh dan mencuci gelas.
Tidak puas dengan robot yang mampu melayani minum teh, Jepang juga mengembangkan robot yang belajar dari kesalahan. Tomomasa Sato seorang profesor terus melakukan eksperimen robot humanoid. Dalam sebuah skenario, profesor ini menempatkan dua robot pada sebuah ruangan tamu. Kemudian Profesor Tomomasa Sato merebahkan badan pada sebuah sofa dan menghidupkan lampu baca. Kemudian Tomomasa Sato mengangkat tangannya memanggil robot yang bernama HRP-2W. Robot ini dilengkapi dengan celemek dan sarung tangan dapur. Robot itu merespon dan merespon serta menanyakan keinginan profesor Sato.
HRP-2W melakukan apa yang diinginkan oleh profesor Sato. HRP-2W ke dapur, kemudian mengambil sebuah botol plastik yang berisikan tes dan dituangkan ke dalam gelas. Barulah robot yang dirancang dengan dua kaki ini menyajikan ke profesor Sato. Roobot humanonid ini didedikasikan untuk memudahkan kebutuhan manusia.
#4 Teknologi Robot Sepakbola
Dua perusahaan Jerman memperkenalkan model terbaru robot pengintai dan sekaligus penjinak bom. Upaya teknologi baru dalam sistem keamanan Piala Dunia.
Panitia penyelenggara terus mencari berbagai cara untuk menjamin kemanan Piala Dunia. Juga teknologi keamanan terbaik untuk ajang akbar itu. Termasuk robot anti bom. Dua perusahaan Jerman, Robowatch dan Diehl, baru saja meluncurkan sebuah robot lain, yang akan jadi pengintai dan sekaligus penjinak bom.
Mesin seberat 38 Kilogram itu akan membantu brigade pemadam kebakaran, polisi dan pasukan khusus, dalam menangani situasi lapangan, jika terjadi serangan teroris.
Robot yang dilengkapi dengan pendeteksi jejak elektronik dan kamera mini tersebut dapat menjelajahi ruangan, menemukan bom dan mengirimkan data-data penting kepada pasukan keamanan. Asendro, nama sang robot, tampak seperti miniatur tank dan sedikit lebih besar dari alat penyedot debu. Asendro dapat merayap cepat di atas lantai kayu, berputar dan membentangkan lengannya yang dilengkapi dengan kamera.
Selain itu, Asendro dapat pula menaiki tangga atau memotong sumbu peledak. Berbagai jenis kamera yang dipasang ditubuh sang robot, mampu mengirimkan gambar dalam jarak 2 kilometer selama 2 sampai 4 jam. Menurut Robowatch dan Diehl, robot yang bernilai 55.000 sampai 200.000 ribu Euro, atau 600 juta hingga 2 milyar Rupiah itu dirancang berukuran kecil dan gesit, serta lebih cepat dan fleksibel dibanding model lain yang serupa.
Sebelumnya, Robowatch memproduksi robot lain untuk Piala Dunia. Yakni Ofro Detect, yang diluncurkan 10 bulan lalu, bersama model lain di stadion Olympia Berlin. Dalam pertandingan final di Berlin, 9 Juli 2006, direncanakan setidaknya 20 robot akan berjaga-jaga di sekitar pagar stadion dan tempat parkir. (buset sdh dr tahun 2006 )
#5 Teknologi Robot Asimo
Rasanya sulit memisahkan Jepang dengan robot. Kita tentu masih ingat dengan sejumlah anime robot yang sudah dikenal hampir di seluruh dunia seperti astroboy, doraemon, gundam dan sejenisnya. Kalau dulu kita hanya bisa melihat robot2 tersebut di layar tv, sekarang kita sudah bisa menyentuh dan melihat secara langsung robot2 tersebut beraksi. Perkembangan robotika di Jepang mengalami kemajuan yang pesat dalam 30 tahun terakhir ini. Perusahaan2 elektronik berlomba melahirkan berbagai macam robot dengan segala keistimewaannya. Sebut saja Sony dengan aibo si robot anjing, Honda dengan robot 2 kaki Asimo-nya, ataupun Toyota dengan robot peniup trompetnya. Selain itu universitas2 di Jepang serta badan2 riset juga semakin kencang dalam melakukan riset di bidang robot ini. Hal ini ditandai dengan beragamnya robot2 yang lahir dari riset yang dilakukan universitas di Jepang. Pemerintah Jepang juga gencar membantu dan mendukung baik dari segi dana maupun fasilitas untuk kemajuan robot di negeri ninja ini. Melihat hal2 diatas, tidak heran Jepang berhasil menyodok dan menyamai prestasi negara2 barat seperti Amerika dan Jerman dalam kemajuan riset robot.